Tag: Indonesia

ABK India Ditangkap Oleh TNI AL di Kepri, Mengakui Dia Diperlakukan Dengan Buruk

India

Jakarta, Posmetro Indonesia – Sebanyak 23 pelaut India dari kru MT SG Pegasus yang telah ditahan selama lima bulan oleh Angkatan Laut mengatakan mereka dianiaya. Menurut mereka, perangkat Indonesia itu rumit dan menyulitkan salah satu pemulangan kolega yang sakit parah karena diabetes.

Seperti dilansir Times of India, Kamis (11/7). Laporan itu diterima melalui surat yang ditulis oleh kru kepada Kementerian Luar Negeri India. Melalui Kedutaan Besar India di Jakarta pada tanggal 3 juli Mereka mengklaim telah mencoba berkali-kali untuk meyakinkan Angkatan Laut Indonesia dan badan keamanan lainnya untuk mengizinkan mereka kembali ke India.

Lihat juga: Kisah Mengerikan Tentang Pembantaian Etnis di Papua Nugini

Dalam surat itu, para kru mengatakan mereka ditangkap dan dilarang melalui Angkatan Laut Indonesia untuk berlabuh secara ilegal di perairan Batam pada 9 Februari oleh KRI Bung Tomo-357. Kapal saat ini diparkir di pelabuhan Tanjung Uban.

Menurut pihak berwenang, dari dokumen perjalanan kapal memiliki tujuan untuk Singapura dan Highseas. Para kru menyatakan bahwa mereka bingung karena mereka dibuang di sana-sini ketika mereka meminta kejelasan dalam kasus ini. Meskipun kontrak kerja mereka telah selesai.

“Mayoritas kru telah menyelesaikan kontrak, dan ada yang sakit atau memiliki masalah darurat di rumah mereka. Kru lelah secara fisik dan mental. Keluarga juga khawatir tentang situasi dan menunggu kami kembali,” lanjut konten.

Lihat juga: Hujan Lebat Di Spanyol Memicu Banjir Dan Menelan Korban

Menurut isi surat itu, seorang awak bernama Awadhesh Kumar Yadav telah dilarikan ke rumah sakit di Batam sejak 2 Juli karena diabetesnya telah kambuh.

“Dokter mengatakan dia sakit dan harus segera dipulangkan ke rumah untuk perawatan. Tetapi pihak berwenang tidak mengizinkan kami pulang bahkan karena alasan kesehatan,” isi surat kru berlanjut.

Sampai berita ini dibuat. CNN belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari Angkatan Laut Indonesia dan aparat hukum di Kepulauan Riau mengenai hal ini.

Puasa Tidak Ganggu Persiapan Tim Piala Sudirman 2019

Piala Sudirman 2019
Tim Indonesia yang akan tampil di Piala Sudirman tetap berlatih normal selama Ramadan.

Jakarta, Posmetro Indonesia — Menahan lapar dan dahaga di bulan Ramadan tidak menjadi masalah bagi tim bulutangkis Indonesia yang akan tampil pada ajang Piala Sudirman 2019 di Nanning, China, pada 19-26 Mei mendatang.

Dari 20 pebulutangkis yang terpilih, komposisinya terdiri dari 12 atlet putra dan delapan putri. Para atlet yang berpuasa antara lain Mohammad Ahsan, Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, Tontowi Ahmad, dan Hafiz Faisal.

Lihat juga: Marquez Menjadi Masalah Terbesar untuk Rossi

“Hari pertama puasa, para atlet libur dahulu. Sepulang dari Selandia Baru, para atlet akan latihan seperti biasa,” kata Chief de Mission Indonesia untuk Piala Sudirman, Achmad Budiharto, kepada CNNIndonesia.com pada Senin (6/5).

Indonesia berhasil membawa pulang dua gelar juara dari Selandia Baru Terbuka 2019. Gelar untuk Indonesia diraih Jonatan Christie di kategori tunggal putra dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan untuk kategori ganda putra.

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga menjalankan ibadah puasa.

Lebih lanjut, Achmad mengatakan para atlet sudah mengetahui tugas masing-masing dalam mempersiapkan diri untuk Piala Sudirman 2019 meskipun berlatih dalam keadaan sedang berpuasa.

“Tahun lalu, ketika Thomas-Uber, mereka juga puasa. Kami juga tidak menyediakan menu khusus untuk menjaga kebugaran mereka yang berpuasa, biasa saja,” ucap Achmad.

Achmad berharap Indonesia bisa juara di Piala Sudirman 2019. “Tapi kami harus selangkah demi selangkah, mudah-mudahan bisa juara grup. Karena tidak enteng satu grup dengan Inggris dan Denmark,” ucapnya menambahkan.

Lihat juga: BOPI Beri Rekomendasi Liga 1 2019 Bergulir

Indonesia menempati Grup 1B bersama Inggris dan Denmark di Piala Sudirman 2019. Satu tim yang memiliki poin terendah dalam grup tersebut akan dieliminasi.

Dua tahun lalu, Indonesia tersingkir di babak Grup 1C lantaran menjadi tim yang memiliki poin paling rendah dibandingkan Denmark dan India.

Inggris dan Australia Ucapkan Selamat untuk Pemilu Indonesia

Ilustrasi.
Ilustrasi. (REUTERS/Henry Nicholls)

Jakarta, Posmetro Indonesia — Perdana Menteri Inggris Theresa May dan Presiden Joko Widodo melangsungkan pembicaraan melalui sambungan telepon, Sabtu (4/5).

Dilansir dari situs pemerintah Inggris, Juru Bicara PM Inggris mengungkapkan May mengucapkan selamat atas keberhasilan melangsungkan pemilihan presiden, legislatif dan regional secara simultan di Indonesia.

Jokowi pun dikatakan menyambut positif atas dukungan Inggris untuk proses demokrasi Indonesia.

Lihat juga: Kebijakan Trump Soal Israel-Palestina Dinilai Langkah Mundur

Selain itu, tahun ini pun Inggris dan Indonesia merayakan 70 tahun hubungan bilateral kedua negara.

“Perdana Menteri mengatakan dia menantikan perayaan di London dan Jakarta untuk 70 tahun hubungan bilateral ini,” ungkap Juru Bicara PM Inggris.

Kedua pemimpin negara, Presiden Jokowi dan Perdana Menteri May sepakat tentang pentingnya hubungan antara Inggris dan Indonesia dan berupaya untuk lebih memperkuat hubungan bilateral, khususnya dalam perdagangan.

“Mereka berjanji untuk bekerja sama untuk mengatasi tantangan global seperti perubahan iklim dan krisis Rohingya,” tambah Jubir PM Inggris.

May menutup pembicaraan dengan mengucapkan selamat tinggal dan damai kepada Jokowi.

Selain PM Inggris, PM Australia Scott Morrison pun menelepon Jokowi untuk mengucapkan selamat atas berlangsungnya Pemilu Indonesia yang berjalan lancar.

Presiden Jokowi menerima ucapan selamat tersebut pada Minggu siang, 5 Mei 2019, sekitar pukul 14.00 WIB, di Istana Bogor.

Dalam pembicaraannya, Presiden Jokowi menyampaikan terima kasih, dan mengatakan bahwa Pemilu serentak 2019 di Indonesia berjalan aman, lancar dan demokratis.

Kedua pemimpin negara juga sepakat akan terus meningkatkan kerja sama dan hubungan baik antara dua negara tetangga dekat tersebut.

Pemerintah RI Mendesak Belanda Adil pada Minyak Sawit

Ilustrasi minyak sawit.
Ilustrasi minyak sawit.

Jakarta, Posmetro Indonesia — Pemerintah RI mendesak Parlemen Belanda untuk memberi perlakuan yang adil terhadap komoditas kelapa sawit di Eropa. Pernyataan itu menanggapi larangan penggunaan minyak sawit untuk biofuel pada 2030 oleh Uni Eropa karena dinilai minyak nabati yang tidak berkelanjutan.

Dari aspek perdagangan, kelapa sawit merupakan komoditas penting bagi eskpor Indonesia, termasuk ke Belanda. Pasalnya, menurut dia, lebih dari 20% ekspor Indonesia ke Belanda saat ini didominasi oleh produk kelapa sawit.

Hal itu disampaikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda I Gusti A. Wesaka Puja dalam diskusi terbuka yang diselenggarakan Komite Perdagangan Luar Negeri Parlemen Belanda baru-baru ini.

Diskusi ini bertujuan untuk mendorong potensi dan peluang peningkatan kerja sama ekonomi perdagangan Belanda dan mitra-mitranya, termasuk Indonesia.

Lihat juga: Dividen BCA Rp4,6 T Bikin Kantong Duo Hartono Tambah Gendut

Menurut Puja, perlakuan yang adil terhadap kelapa sawit di antara produk minyak nabati lain merupakan bentuk dukungan atas prinsip perdagangan bebas yang terbuka, berbasis aturan, adik, inklusif dan bersandar pada prinsip pembangunan berkelanjutan.

“Kelapa sawit merupakan produk yang signifikan berkontribusi pada perekonomian Indonesia, termasuk upaya percapaian targeet Sustainable Development Goals,” kata Puja dalam keterangan tertulis, Kamis (18/4).

Hal itu termasuk pengentasan kemiskinan, peningkatan akses ke pendidikan dan pemberian lapangan kerja. Dia mengklaim bahwa lebih dari 17 juta penduduk menggantungkan hidup pada industri kelapa sawit, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Lihat juga: Kronologi Uniqlo Soal Tuntutan Upah Buruh di Indonesia

Puja menyampaikan pemerintah bukan saja berfokus pada aspek ekonomi kelapa sawit, tetapi juga aspek konservasi alam dan lingkungan. Hal itu termasuk kebijakan moratorium dan peningkatan kualitas bibit untuk mendorong keberlanjutan serta produktivitas kelapa sawit, khususnya untuk petani kecil.

Dia mengungkapkan solusi yang tepat ialah mendorong penggunaan kelapa sawit yang berkelanjutan.

10 Artis Di Indonesia Menikahi Janda Hidup Bahagia

Artis Indonesia

Berikut adalah daftar 10 artis Indonesia yang menikah dengan Janda dan bahagia sampai sekarang. Salutt banget.

Cinta memanggak bisa ditebak. Datangnya bisa di mana, kapan dan dengan siapa saja. Yang jelas, ketika sudah jodoh gak ada satupun yang bisa memisahkan. Seperti wanita yang udah janda. Tapi, sampai sekarang kehidupan keluarga mereka justru bahagia tanpa gosip.

1. Giring Nidji menikah dengan Cynthia Riza yang merupakan janda 1 anak. Tapi rumah tangga mereka bahagia dan banyak anak loh sampai sekarang.

Giring Nidji

2. Sultan Djorghi menikah dengan Annisa Trihapsari yang berstatus janda dari 2 pernikahannya yang gagal. Kini mereka tetap harmonis loh.

Sultan Djorghi

3. Olla Ramlan yang berstatus janda menikah dengan Aufar Hutapea dan dikaruniai 2 anak lagi loh.

Olla Ramlan

4. Pesepak Bola Gunawan Dwi Cahyo memilih menikah dengan Okki Agustina yang berusia lebih tua darinya 8 tahun. Namun, sampai akhir ini rumah tangga mereka kian mesra, lho.

Gunawan Dwi Cahyo

5. Nina Zulkarnaen Berstatus janda karena suami meninggal. Namun, dirinya kemudian dipinang oleh Ari Sihasale dan memiliki rumah tangga yang bahagia.

Nina Zulkarnaen
Lihat juga: Andika Kangen Band Dibayar Rp 100 Juta untuk Jadi Pacar Rekayasa

6. Bebi Romeo musisi berbakat juga termasuk deretan artis yang menikah dengan janda. Dia dan Mesya menikah pada tahun 2004 dan harmonis sampai sekarang.

Bebi Romeo

7. Stefan William Menikah dengan celine yang berstatus janda 2 anak. Tapi kini mereka hidup bahagia tanpa gosip sama sekali.

Stefan William

8. Gagal dalam berumah tangga, Okan cornelius membuat Vivian harus menyandang status janda. Namun, dirinya menemukan cinta sejati yakni Sammy Simorangkir.

Sammy Simorangkir

9. Ryan Delon menikahi Sharena Gunawan yang berstatus janda. Namun, kini kehidupan mereka bahagia dengan kehadiran buah hati mereka.

Ryan Delon

10. Pernah gagal sekali dalam membina rumah tangga, kini Ussy Sulistyawati hidup bahagia dengan Andhika Pratama dengan banyak anak.

Ussy sulistyawati

Antrian Panjang Pembeli Tiket Konser Westlife di Indonesia

konser Westlife
Antusiasme calon pembeli tiket konser Westlife di kantor Full Color Entertainment.

Jakarta, Posmetro Indonesia – Promotor Full Color Entertainment menambah jadwal konser Westlife pada Selasa, 6 Agustus 2019. Penambahan ini merujuk pada tingginya minat penonton hingga tiket konser pada 7 Agustus 2019 ludes terjual dalam 2 jam.

Penjualan tiket konser tambahan mulai dibuka di situs www.tiket.com dan www.westlifejakarta.com pada Selasa, (2/4). Menurut keterangan resmi, antrian sejumlah calon penonton mengular di depan kantor FCE di Mall Taman Anggrek Jakarta.

Antrian Westlife
Antrean pembelian konser.

Penambahan jadwal ini juga disambut baik personel Westlife.

Lihat juga: Lagu Ditonton 102 Juta Kali, Ghea Youbi Bisa Beli Rumah

“Kami sangat senang ada penambahan jadwal konser di ICE BSD pada 6 Agustus. Kami tidak sabar menunggu kalian, informasi selanjutnya ada di situs resmi,” ungkap Mark Feehily dalam video greeting pada akhir Maret lalu.

konser Westlife

Harga tiket konser di Indonesia terbagi dalam 4 kategori dan disediakan bangku duduk. Harga tiket termurah dimulai dari Silver Rp990 ribu, Gold Rp1,5 juta, Platinum Rp1,95 juta, dan Diamond VVIP (termasuk makanan dan minuman) Rp2,5juta.

Westlife akan tampil pada 6 dan 7 Agustus 2019 bertempat di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tanggerang. Selanjutnya, akan meneruskan perjalanan ke Kuala Lumpur, Malaysia selama 2 hari pada 8-9 Agustus 2019. Sebelum ke Indonesia, Westlife dijadwalkan konser di Manila, Filipina pada 30 Juli 2019.

Lihat juga: Ananda Sukarlan Gelar Konser untuk Perbaikan Politik Indonesia
konser Westlife

Pada konser kali ini FCE memberikan fasilitas kursi untuk seluruh kelas tiket. Hal ini dilakukan untuk mendukung kenyamanan penonton menyaksikan konser perdana Westlife di Indonesia setelah hiatus.

Malaysia Menolak Membebaskan Warga Vietnam, Kasus Kim Jong-nam

Doan Thi Huong
Malaysia menolak membebaskan Doan Thi Huong, warga negara Vietnam tersangka kasus pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin tertinggi Korut, Kim Jong-un.

Jakarta, Posmetro IndonesiaMalaysia menolak bebaskan Doan Thi Huong. Warga negara Vietnam yang menjadi tersangka kasus pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin tinggi Korea Utara, Kim Jong-un.

Jaksa pemimpin penyelidikan, Muhammad Iskandar Ahmad, mengatakan bahwa proses persidangan atas Doan akan tetap dilanjutkan karena pengadilan menolak permintaan Vietnam untuk membebaskan warganya.

“Berkaitan dengan permintaan pada 11 Maret kepada jaksa agung. Kami mendapatkan perintah untuk melanjutkan kasus ini,” ujar Muhammad di Pengadilan Tinggi Shah Alam pada Selasa (14/3).

Ketika putusan itu dibacakan, Doan menangis mengingat tersangka asal Indonesia, Siti Aisyah, dibebaskan pada Senin (11/3) karena kurang bukti.

Lihat juga: KPU Ajak Jokowi-Prabowo Nonton ‘Suara April’ di Bioskop

“Saya tidak marah karena Siti bebas. Hanya Tuhan yang tahu bahwa kami tidak melakukan pembunuhan itu. Saya ingin keluarga saya berdoa untuk saya,” tutur Doan kepada para wartawan.

Hakim pengadilan, Azmi Ariffin, mengatakan bahwa fisik dan mental Doan belum begitu baik untuk mengikuti sidang yang dijadwalkan digelar pada pagi hari ini. Sidang Doan pun akan dilanjutkan pada 1 April mendatang.

Seusai sidang, Duta Besar Vietnam untuk Malaysia, Le Qui Quynh, mengatakan kepada AFP bahwa, “Saya sangat kecewa pengadilan tidak membebaskan Doan. Kami akan meminta Malaysia agar adil dan membebaskan dia secepat mungkin.”

Lihat juga: Putusan MK: Presiden Tidak Perlu Cuti Kampanye

Keputusan Pengadilan Tinggi Shah Alam membebaskan Siti memang menimbulkan pertanyaan di Malaysia. Salah satu isu utamanya adalah dugaan intervensi Indonesia dalam proses hukum di Negeri Jiran.

Dugaan ini mencuat setelah korespondensi antara Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna Laoly, dan Jaksa Agung Malaysia, Tommy Thomas, terungkap dalam sejumlah pemberitaan medai. Dalam suratnya, Yasonna memberikan 3 alasan supaya Tommy membebaskan Siti.

Yasonna menjelaskan bahwa Siti dikelabui dan tidak menyadari sama sekali dia sedang diperalat oleh pihak intelijen Korea Utara. Siti juga sama sekali tidak mendapat keuntungan dari perbuatannya.

Tommy kemudian membalas surat Yasonna dan menyatakan sepakat menggunakan wewenangnya berdasarkan Pasal 254 Kitab Hukum Acara Pidana Malaysia, yaitu untuk tidak melanjutkan penuntutan terhadap kasus Siti Aisyah.

Namun, Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengaku tidak tahu ada lobi semacam ini. Dia kemudian mengatakan bahwa pembebasan Siti sudah sesuai dengan aturan.

“Memang ada aturan yang membolehkan untuk mencabut tuntutan. Itu yang terjadi. Saya tidak tahu alasan rincinya,” ujar Mahathir seperti dilansir AFP.