Tag: Liga Inggris

Bukan Untuk Nostalgia, Frank Lampard Kembali ke Chelsea

Jakarta, Posmetro Indonesia – Frank Lampard akan kembali ke Chelsea. Tidak hanya nostalgia yang dibutuhkan oleh penggemar Chelsea, tetapi prestasi yang diharapkan dari klub akan menjadi tekanan bagi mantan gelandang The Blues.

Lampard adalah legenda. Kapten, dijuluki Super Lamps, membuat 13 musim sejarah dan bermain 648 kali dengan kontribusi 211 gol ke Chelsea.

Lihat juga: 2 Cara Barcelona ‘Mencuri’ Neymar Dari PSG

Setelah meninggalkan Stamford Bridge pada 2014, Lampard kini kembali. Jangan mengangkat gelandang, tetapi jadilah pelatih dan jaga kontrol total tim.

Pilihan Lampard untuk menggantikan Maurizio Sarri adalah taruhan untuk Chelsea. Lampard menjadi manajer hanya untuk satu musim, mengelola Derby County di kejuaraan.

Derby selesai di tempat keenam dan memiliki hak untuk berpartisipasi dalam play-off dalam perlombaan tiket promosi untuk Liga Premier. Namun Rams tidak kembali ke divisi pertama Liga Sepakbola Inggris setelah kekalahan mereka melawan Aston Villa.

Frank Lampard
Frank Lampard telah mencapai kesuksesan sebagai pemain di Chelsea. (AFP PHOTO / STOLLARZ PATRIC)

Reputasi Lampard sebagai pelatih masih belum terbukti. Hal ini tentu saja berbeda dengan kemampuan Lampard untuk menjadi motor di lini tengah.

Dibandingkan dengan pendahulunya dari properti Romawi Abramovich, seperti Sarri, Antonio Conte, Jose Mourinho, Rafael Benitez, Carlo Ancelotti atau Claudio Ranieri, Lampard adalah pendatang baru.

Lihat juga: ‘Messi Jepang’ Bergabung dengan Tim Senior Real Madrid

Pada masa Abramovich, Lampard berada di antara mantan pemain kedua Chelsea, yang seharusnya menjadi manajer setelah Roberto di Matteo.

Kembali ke Chelsea, Lampard dihadapkan dengan fakta bahwa kekuatan tim itu biasa-biasa saja karena larangan pembelian pemain yang terkait dengan pelanggaran pemain di bawah 18 tahun.

Chelsea
Chelsea akan tampil tanpa bintang di musim mendatang. (REUTERS / Amr Abdallah Dalsh)

Setelah kepergian Eden Hazard, Chelsea masih memiliki Kepa Arrizabalaga, Jorginho, N’Golo Kante, Oliver Giroud dan Cesar Azpilicueta. Selain itu, masih ada pemain muda seperti Ruben Loftus-Cheek, Callum Hudson-Odoi dan Christian Pulisic yang baru saja tiba dari Borussia Dortmund.

Tanpa angka, Lampard sebenarnya memiliki peluang besar untuk mengubah tim sesuai keinginannya. Tanpa ada gangguan dari bintang yang mendambakan perhatian atau ingin diperlakukan dengan cara khusus.

Grup “superfisial” Chelsea juga bisa menjadi keuntungan bagi Lampard, karena dapat mengurangi ambisi pemilik untuk memenangkan gelar untuk gelar tersebut, meskipun tentu ilegal jika Chelsea adalah salah satu pemain terburuk di Liga Premier.

Dengan komposisi tim yang ada, Lampard jika tidak perlu menjual pemain lain lagi. Kedalaman tim tanpa bintang Chelsea harus dipertahankan untuk menavigasi empat peristiwa yang berbeda: Liga Inggris, Liga Champions, Piala FA dan Piala Liga.

Tiga pertandingan pertama Chelsea di 2019/2020 akan menjadi ujian berat bagi Lampard ketika tim Lodon bertemu Manchester United di Liga Premier Inggris dan Liverpool di Piala Super UEFA.

Lihat juga: Striker Prancis itu enggan pindah ke Manchester United

Lampard mungkin mengalami kesulitan untuk bersaing dalam pelatih seperti Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United, atau memenangkan gelar tetapi dipecat sebagai Di Matteo. Tetapi kemungkinan mengikuti Zinedine Zidane atau Pep Guardiola, yang sukses di bekas klubnya ketika dia masih seorang pemain, juga terbuka.

Selamat datang, Lampard.

Awas MU, Aguero Sembilan Kali Cetak Gol di Derby Manchester

Aguero
Awas MU, Aguero Sembilan Kali Cetak Gol di Derby Manchester Sergio Aguero pemain Man City paling banyak cetak gol ke MU. (REUTERS/Jason Cairnduff)

Jakarta, Posmetro Indonesia — Sergio Aguero jadi pemain Manchester City yang wajib diwaspadai Manchester United dalam Derby Manchester. Pasalnya, striker asal Argentina itu sudah mencetak sembilan gol ke gawang Man United di semua kompetisi.

Aguero yang berseragam Manchester biru sejak 28 Juli 2011 jadi top skor Man City kala berhadapan dengan Man United. Delapan gol di antaranya ditorehkan di Liga Inggris sementara sisanya di Piala FA.

Lihat juga: Liverpool vs Chelsea Imbang di Babak Pertama

Catatan delapan gol Aguero dalam derby Manchester di Liga Primer hanya disamai Wayne Rooney. Rekor Aguero bisa saja berlanjut jika sukses mencetak gol di Old Trafford, Kamis (25/4) dini hari WIB.

Aguero juga sudah mencetak empat gol di Old Trafford pada ajang Liga Primer. Hanya Steven Gerrard (mantan pemain Liverpool) yang punya catatan lebih bagus (lima gol) di Old Trafford.

Sergio Aguero
Sergio Aguero sembilan kali cetak gol di derby Manchester. (REUTERS/Lee Smith)

Sementara di kubu Man United, hanya Chris Smalling yang paling banyak mencetak gol saat melawan City. Bek asal Inggris tersebut tercatat mengoleksi tiga gol.

Pada Derby Manchester jilid pertama, Man City sukses mengalahkan Man United 3-1. Masing-masing gol City dicetak Aguero, David Silva, dan Ilkay Guendogan. Sementara gol semata wayang MU dicatat Anthony Martial.

Koleksi gol Aguero bisa saja bertambah jika lini belakang Man United tak berbenah. Apalagi pekan lalu skuat arahan Ole Gunnar Solskjaer dipaksa bertekuk lutut 0-4 di markas Everton.

Lihat juga: Manchester United VS West Ham 2-1

Liverpool vs Chelsea Imbang di Babak Pertama

Liverpool vs Chelsea
Duel Liverpool lawan Chelsea berakhir imbang di babak pertama. (REUTERS/Lee Smith)

Jakarta, Posmetro Indonesia — Duel babak pertama Liverpool lawan Chelsea dalam laga di Anfield berakhir dengan skor imbang tanpa gol.

Liverpool menurunkan komposisi terbaik di laga ini demi bisa meraih 3 poin atas Chelsea. Sementara itu The Blues memutuskan menempatkan Eden Hazard sebagai ujung tombak, ditemani oleh Callum Hudson Odoi dan Willian.

Lihat juga: Manchester United VS West Ham 2-1

Pada menit ke-6, Liverpool sudah memiliki peluang bagus untuk mencetak gol. Namun tendangan voli yang dilepaskan Mohamed Salah dari jarak dekat masih bisa diamankan oleh kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga.

Salah tampil impresif di 20 menit awal lewat penetrasi di sisi kiri pertahanan Chelsea. Dia sempat dijatuhkan oleh David Luiz di kotak penalti namun wasit Michael Oliver menganggap hal tersebut bukan sebagai pelanggaran.

Chelsea sendiri baru menemukan peluang pertama untuk mencetak gol di menit ke-20. Aksi Eden Hazard dikotak penalti Liverpool diakhiri oleh tendangan tepat sasaran. Tetapi kiper Liverpool, Alisson Becker bisa membaca arah bola dengan baik.

Eden Hazard
Eden Hazard beberapa kali mengancam lini pertahanan Liverpool di babak pertama. (REUTERS/Phil Noble)

Pada menit ke-26, umpan sundulan salah berhasil diteruskan oleh tembakan keras Jordan Henderson. Namun David Luiz ada di posisi yang tepat untuk menghalau bola keluar lapangan.

4 menit berselang, serangan balik Chelsea memberikan ancaman serius bagi lini pertahanan Liverpool. Willian menguasai bola dengan baik dan mengakhiri aksinya dengan tendangan dari luar kotak penalti. Beruntung bagi Liverpool, bola masih melebar di sisi gawang.

Lihat juga: Gagalkan Aguero di Liga Champions, Lloris Ahli Blok Penalti

Di menit ke-37, Salah kembali menerobos sisi kiri pertahanan Chelsea dan melepaskan umpan matang pada Sadio Mane. Namun tendangan Mane masih melebar di kiri gawang Chelsea.

Pada menit akhir, Roberto Firmino mengancam gawang Chelsea setelah menerima umpan tendangan bebas. Namun Firmino ternyata sudah lebih dulu berada dalam posisi offside. Laga Liverpool lawan Chelsea berakhir imbang 0-0 di babak pertama.

Susunan Pemain

Liverpool (4-3-3)

Alisson; Trent  Alisson; Trent Alexander-Arnold, Joel Matip, Virgil van Dijk, Andy Robertson; Jordan Henderson, Fabinho, Naby Keita; Mohamed Salah, Roberto Firmino, Sadio Mane

Chelsea (4-3-3)

Kepa Arrizabalaga; Cesar Azpilicueta, Antonio Rudiger, David Luiz, Emerson; N’Golo Kante, Jorginho, Ruben Loftus-Cheek; Callum Hudson Odoi, Eden Hazard, Willian 

Manchester United VS West Ham 2-1

Paul Pogba
Paul Pogba mencetak dua gol ke gawang West Ham.

Jakarta, Posmetro Indonesia – Manchester United berhasil mengalahkan West Ham dengan skor 2-1 lewat sepasang penalti Paul Pogba dalam laga Liga Inggris di Old Trafford.

Manchester United sudah unggul saat pertandingan baru berjalan 19 menit. Paul Pogba membuka keunggulan lewat eksekusi penalti. Penalti didapat Manchester United setelah Juan Mata dijatuhkan di kotak terlarang.

Lihat juga: Gagalkan Aguero di Liga Champions, Lloris Ahli Blok Penalti

Namun keunggulan cepat yang didapat Manchester United tidak berhasil digandakan oleh Romelu Lukaku dan kawan-kawan hingga babak pertama berakhir.

Manchester United lalu dikejutkan oleh gol penyama kedudukan West Ham United di menit ke-49. Felipe Anderson membobol gawang David De Gea memanfaatkan umpan Manuel Lanzini.

Setelah kedudukan imbang 1-1, permainan lebih berjalan terbuka. Manchester United dan West Ham sama-sama punya peluang bagus untuk mencetak gol kedua di laga ini.

Manchester United
Manchester United sempat mendapat tekanan kuat dari West Ham. (Foto: Reuters/Carl Recine)

Pada menit ke-76, Michail Antonio yang baru masuk 3 menit ke lapangan 3 menit sebelumnya, melakukan penetrasi ke lini pertahanan Manchester United yang diakhiri dengan tendangan keras. De Gea tidak mampu membendung tendangan itu namun bola membentur mistar gawang.

2 menit berselang, Antonio kembali memberikan ancaman, kali ini lewat sundulan kepala. De Gea melakukan penyelematan spektakuler dengan menepis bola yang lebih dulu dipantulkan ke tanah oleh Antonio tersebut.

Saat tengah mendapat tekanan, Manchester justru berhasil unggul 2-1, lagi-lagi lewat eksekusi penalti Pogba. Penalti kali ini diberikan setelah Ryan Fredericks mengganjal Anthony Martial yang sudah berhadapan 1 lawan 1 dengan Lukasz Fabianski.

Pogba mengirim bola ke arah kanan dan Fabianski tidak mampu membendung bola meski sudah menebak arah tendangan dengan tepat. Skor 2-1 bertahan hingga akhir laga.

Lihat juga: Prediksi Barcelona vs Atletico: Barca Berpeluang Terpeleset

Susunan Pemain

Manchester United (4-3-3).

David De Gea; Diogo Dalot, Chris Smalling, Phil Jones, Marcos Rojo (Andreas Pereira75); Juan Mata (Marcus Rashford 55), Fred, Paul Pogba; Jesse Lingard, Romelu Lukaku (Mason Greenwood 76), Anthony Martial.

West Ham (4-2-3-1).

Lukasz Fabianski; Pablo Zabaleta, Fabian Balbuena, Angelo Ogbonna, Arthur Masuaki, Declan Rice, Mark Noble; Robert Snodgrass, Manuel Lanzini (Grady Diangana 62), Felipe Anderson, Javier Hernandez (Michail Antonio 73).